Chadli Siap Hengkang Dari Spurs

Dikitnya kesempatan berperan bareng Tottenham Hotspur dalam musim ini membuat Nacer Chadli mulai berpikir buat pensiun di jendela transfer musim dingin ini untuk membela kan terlihat diajang Piala Dunia 2014 nanti.test1

Nacer Chadli dikategorikan pada regu tiap-tiap tokoh yg diboyong Tottenham Hotspur saat jendela transfer musim panas silam setelah diboyong dr FC Twente pada biaya tujuh juta Poundsterling.

Chadli sempat sebagai kesukaan terpenting di awal musim ini, tetapi lambat laun dirinya mulai kekurangan tempat di regu kunci. Di musim itu, Chadli cuma bermain sejumlah 16 kali pada 7 kali dia awali dr kursi cadangan. Chadli pula baru mendapatkan 1 gol juga 3 assist di penampilannya itu.

Sehabis terkabul pertukaran pelatih atas Andre Villas-Boas menuju Kru Sherwood, nasib daripada Chadli makin memburuk. Tokoh tim nasional Belgia ini cuma berperan dalam 4 kancah terakhir serta paling lama cuma di berikan waktu 27 menit utk main.

“Situasi dalam Tottenham Hotspur yg aku alami tdk mudah. Jadi masalahnya tatkala ini yaitu gelaran Piala Dunia 2014 yg telah bertambah dekat. ”ungkap agen Chadli, Daniel Evrard.

“Bagi dirinya, super penting dalam main bareng timnasnya di gelanggang Piala Dunia 2014 nanti. Jadi apa sebab tidak seandainya dia bertolak dengan berstatus sebagai pinjaman. Kami belum membahas hal tersebut dgn Tottenham. Tetapi ketika ini aku mengerti besar tim yg siap menggaplok dirinya tatkala ini. ”

Keadaan ini pasti menghasilkan Chadli ngerasa nggak damai pasalnya kansnya memperkokoh Belgia di Piala Dunia makin kecil. Malahan kabarnya, pemandu dr “Setan Merah”, Marc Wilmots udah mengungkapkan selera utk membawa dirinya juga menyusun dia alternatif utama dr tim.

“Besar pemain yang menyandang situasi yang serupa dgn dirinya serta mereka berniat siap tampil di ajang Piala Dunia. Jadi, jendela transfer musim dingin ini akan amat ramai bagi beberapa team besar atau kecil. ”

“Krusial bagi dirinya untuk enggak membuat resiko dengan berperan dalam sebuah persaingan yg terdapat pada satu buah negeri yang enggak dirinya paham dgn baik. ”